Jumat, 26 September 2014

thumbnail

Backpackeran ke Bali kata siapa mahal ???

APA yang terlintas di benak anda kalau mendengar kata LIBURAN ke BALI ???
ya pasti M A H A L dan B U A G - B U A N G  D U I T...

Tapi itu tidak berlaku buat kami karena liburan ke bali itu cukup Rp 500,000,- ajah uda plus oleh-oleh tuh , cuma nambah dikit lah hehehe...

"Emang caranya gimana gan , kok bisa ????? "



Nah mari kita simak kisahnya "Backpacker to BALI"



---------------------------------------------------------------------->>>>>>>>>>>



Al-kisah petualanagan dimulai di hari senin, 26 maret 2014 dimana di hari itu adalah hari keberangkatan kami ke BALI menggunakan kereta gaia baru Malam yang berangkat pukul 15:05 WIB. Tapi yang jadi serunya tidak ada yang menyadari jadwal keberangkatan kereta tersebut pukul 15:05 mereka berpikir kereta itu berangkat pukul 15:30, sedangkan waktu itu sudah pukul 15:00, akhirnya semua panik dan mobil angkot yang kami naiki pun kami borong suru langsung menuju stasiun saja tanpa mencari penumpang dan untungnya bapak sopirnya mau, alhamdulillah bapak sopir angkot langsung tancap gas, tetapi ketegangan belum berakhir. Semuanya masih was-was dan parahnya kami terjebak macet akhirnya kami memutuskan untuk turun saja dan lari ke stasiunnya. Kami bertiga yang gak biasa olahraga ditambah beban tas kami yang lumayan berat pun berlari berharap tidak ketinggalan kereta, semuanya pada ngos-ngosan dan pasrah dan bahkan ada temen kami yang sandalnya sampai putus. Tapi akhirnya setelah berlari sejauh 500M kami sampai di stasiun dan parahnya, ya benar keretanya belum dateng ngareeetttt... 


kamipun mengambil nafas panjang sambil berkata "Alhamdulilllllllllaaaaaaaahhhhhh.........!!!!!!"
nampaknya bau petualangan sudah mulai kecium dari awal hehehe
nampaknya bau petualangan sudah mulai kecium dari awal hehehe

Sampai distsiun kami langsung buka baju karena baju basah kena mandi keringet lari-larian tadi, o ya kami berangkat start dari stasiun parujakan cirebon menuju stasiun lempuyangan yogyakarta...

------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Akhirnya kereta pun berangkat ngaret jadi pukul 15:45 WIB...

Selama perjalanan kami tak pernah berhenti berbicara ribut terus maklum anak cowok kalau uda ngumpul , dari mulai ngeributin bola, main abjad sampe diputer 5 kali dari nyebutin nama binatang, nama tumbuhan, nama makanan, sampai nama mantan wkwkwkwk (becanda), bahkan sampai ganngu temen yang sedang istirahat, pokoknya happy banget deh ampe lupa kalo awalnya sempet pada was-was karena ketinggalan kereta.

Dan sempet ada temen kami juga yang tertangkap security karena ketahuan ngerokok di gerbong kereta, dan nyaris diturunin dan disuru merangkak 3 gerbong tanpa baju, hampir nyaris saja kalau dia gak pinter ngomong , hehheheehehe habis kita bertiga...


(jadi buat para pembaca jangan ditiru yah adegan ngerokok didalam gerbongnya hehehe)


Singkat cerita setelah kecapean bermain dan bercanda akhirnya kami sampai di stasiun lempuyangan pukul 21:00 WIB dan disinilah terjadi persitegangan dimulai, tepatnya saat menyusun rencana pulang. Karena ada salah satu temen kami yang harus pulang lebih cepat. Akhirnya setelah negosiasi alot persiteganganpun reda setelah semuanya berdamai dan mufakat, dan setelah perut terisi penuh kami melanjutkan perjalanan mampir ke Malioboro dulu mengingat jadwal kereta api sri tanjung yang akan mengantarkan kami ke Banyuwangi berangkatnya pagi hari pukul 06:30 WIB. Setelah kebingungan dan sedikit tersesat maklum baru pertama kami di Yogyakarta tanpa pendamping, akhirnya sampai jugalah kami di Malioboro dan seperti biasa eksis dulu buat bukti uda pernah kesini wakakakakak dan lucunya kami tidurnya di bangku lampu merah malioboro persisi di sebelah tulisan plang jalan malioboro. Al kisah malam itu khususnya diriku lelah banget jadi gue mutusin tidak ikut keliling dan milih tidur aja di bangku itu, sepanjang gue istirahat di tu bangku ada banyak bapak-bapak dengan membawa motor ngeliatin gue kaya gak nyaman gitu. Gue yang uda ngantuk gak mikirin tu bapak-bapak walaupun gue juga merasakan firasat gak enak tapi gue abaikan karena lelahnya malam itu.

Dan ternyata bener aja, setelah langit cerah guebaru sadar, jadi bapak-bapak semalam yang liatin gue itu adalah bapak-bapak tukang ojeg, dan bangku jalan yang gue tidurin itu pangkalan ojegnya, mampus gue....

Sungguh pengalaman yang tak bisa dilupakan pengapuro yo mbah hehehe...




Akhirnya pagi pun tiba lepas bada shubuh kamipun segera kembali ke stasiun lempuyangan, setelah perut terpenuhi dan bekal buat perjalanan terpenuhi juga kami bergegas memasuki stasiun dan di stasiun kereta sritanjung sudah setia menunggu kita, dan tepat pukul 06:30 WIB kereta pun siap mengantarkan kami ke Banyuwangi gerbang pintu buat ke Bali. Ini adalah perjalanan naik kereta paling lama yang pernah gue tempuh bayangkan saja 14 jam kita bakal di gerbong kereta, terus pasti bakal lelah bosan dan emosi harus dijaga tentunya selama perjalanan. Segala macam permainan kita mainin tapi belum nyampe juga, mp3 pun diputer sampe abis ternyata belum nyampe juga, bahkan uda tidur beberapa kalipun masi belum nyampe juga, uda makan dua pop mie pun masi belum nyampe juga, kebayangkan gimana jauhnya dan bosannya hehehehee, dan alhamdulillah akhirnya tepat pukul 21:00WIB tiba juga di stasiun Banyuwangi yeeeeeee....


Tanpa pikir panjang kami langsung menuju pelabuhan Ketapang buat nyebrang ke pulau Bali. Gue pikir kapal ferry nya sama kaya waktu di bakahuni dulu ternyata tidak, kapal fery kita kali ini agak sedikit kecil dan kabin atasnya juga tertutup gak begitu terbuka buat umum kayaknya tapi kami sempet keatas, walau pemandangannnya gak sekeren di merak bakaheuni, tapi air disini sugooiii jernih banget apa lagi di gilimanuk keren.


Perjalanannya juga gak berlangsung lama cuma 1 jam-an, dan alhamdulillah tepat pukul 01:00 WITA kami menginjakan kaki di pulau parodis island pulau dewata alias pulau BALI


--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------


BALI BROOOO.....!!!

Disinilah terjadi cekcok kembali saat pemilihan kendaraan akses menuju Denpasar, karena satu teman kami menyarankan kami naik truck saja biar irit ongkos. Setelah mencari truck gak nemu alias ditolak semua kamipun terpaksa naik mini bus dari terminal gilimanuk menuju terminal Ubung, setelah berpanas-panasan dan bergerah-gerahan ria didalam bus tepat pukul 2  pagi lebih si bus jalan juga. Perjalanan cukup lama untuk samapai ubung karena bakal menempuh waktu 4 jam, dan akhirnya tepat pukul 05:00 WITA atau lebih cepat dari perkiraan kami sampai juga di terminal ubung, dan lanjut naik angkot borongan langsung menuju monument bom bali tempat tujuan kami alhamdulillah pukul 06:00 WITA di Bali ternyata masi gelap, jalanan dari monumen bom bali ke arah pantai kute juga sangat sepi, kios-kios juga masi pada tutup, ditambah banyak anak muda sepanjang jalan menambah kengerian kami waktu itu, karena ada beberapa PSK juga kayaknya dijalan itu. Akhirnya suara desiran air pantai terdengar dan alhamdulillah akhirnya kami sampai juga dan kami langsung istirahat sejenak dipasir putih pantai kute, sambil melihat pemandangan laut kute yg begitu gelap sembari menunggu langit terang...

Alhamdulillah sampai juga di PANTAI KUTE BALI :-)




Seharian kami jelajah tu pantai dari ujung sampai ujung, dari nyari tulisan pantai kute, sampai mengira bangunan berbentuk pure itu tempat wisata taman lott, ternyata didekati itu hotel hahahahaaa....

Maksud hati ingin nyewa motor tapi ditolak semua, mungkin kami tidak bisa menyembunyikan muka gembelnya kali yah hehehehee. Jadi apa daya kami cuma bisa bermain-main saja di pasir putih pantai Kute...













Lepas siang kami berpindah ke GWK (garuda Wisnu Kencana) menggunakan "Sabakute" semacem busway gitu murah lagi cuma Rp 2.500,- sekali jalan. Setelah puas bermain-main di GWK dan membeli oleh-oleh disana, kami langsung bergegas balik cos rencananya mau lihat suasana pantai kute saat sunset sekalian bermalam disana. Tapi waktu gak keburu kami tiba disana matahari uda tenggelam jadi kami memutuskan buat melanjutkan perjalanan ke pantai Sanur saja buat lihat sunrise paginya. Setelah perut terisi penuh kami bergegas kesana dan bermalam di sana...



Busway Sabakute
Map Perjalanan Sabakute


Kami tiba di Sanur sekitar pukul 22:00 WITA...
Suasana mencekam tersaji didepan kami, gimana tidak mencekam ternyata pintu masuk pantai sanur yang kami pilih itu didepannya tempat hiburan malam, banyak wanita penjaja sex menyambut kami, banyak juga lolongan anjing yang tidak biasa buat kami, kami berusaha minggir sejauh mungkin, agar tidak jadi perhatian mereka. Setelah kami meminta ijin buat masuk dan setelah kami puas menjelajah, ditambah rasa lelah yg menggerogoti, kamipun segera mencari posisi tidur. Karena tempat terbatas kami tidur di tebing karang penahan ombak dimana dibawahnya itu laut lepas dan ombak sesekali menyambar keras tebing itu, ditemani desiran dan benturan ombak yang bernyanyi kami tidur pulas, tapi hujan turun kami pun berpindah ke kafe yg sudah tutup. 30 menit kemudian kami dibangunkan dan disuruh pindah ke warung saja tidurnya, dan disinilah kami dapet krabat baru, ibu warung itu baik banget ngasi tempat tidur, sama tempat buat ngechas batre dan alhamdulillah kami tertidur pulas sampai pagi...



pagi di sanur
Setelah puas melihat sunrise di sanur kami bersegera buat pamitan ke ibu warung itu buat ngelanjutin perjalanan balik ke pantai kuta lagi buat photo-photo terakhir, setelah sampai di pantai kute dan menikmati suasananya kami pun tergoda buat menceburkan diri di air laut nya, setelah puas berenang di laut pantai kute bersama bule bule sexy kami bersegera mandi dan mengisi isi perut dan langsung bersiap-siap melanjutkan perjalanan pulang ke gilimanuk sekalian mau tau rute ke bedugul, dan tanah lot juga...





kami kembali naik sarbagita dilanjutkan naik ojeg dan turun di terminal ubung lagi dan disambung naik minibus menuju gilimanuk, sepanjang perjalanan kami memerhatikan sekeliling akhirnya kamipun tau dimana lokasi tanah lot, bedugul, dan jimbaran karena ada bapak-bapak tua yg sukarela jadi pemandu perjalanan kita sepanjang jalan melalui minibus yang kami naiki, dan tibalah kami di gilimanuk sekitar pukul 20:00WITA dan langsung melanjutkan perjalanan ke Ketapang menggunakan ferry. Perjalanan diatas kapal kala itu cuacanya agak jelek jadi kami terombang-ambang diatas perahu ombaknya keren mantaaapppp. Dan alhamdulillah akhirnya mendarat lagi di pulau Jawa sekitar pukul 23:00 WIB setelah di hibur oleh gelombang laut sehingga kapal bergoyang goyang.


Di pelabuhan ketapang kami istirahat sejenak dan menyusun rencana pulang setelah semuanya sudah OK, kami langsung bergegas ke stasiun banyuwangi sekalian mau bermalam dulu disana mengingat jadwal kereta sritanjung berangkatnya pukul 07:00 WIB...




Setelah dirasa perbekalan cukup dan perut terisi penuh kereta pun siap membawa kami pulang lagi ke Yogyakarta dengan jarak tempuh 14 jam, dan tak banyak yang bisa kami lakukan. Kami maksimalin buat tidur karena badan yang uda sangat capek, dan tepat pukul 20:00WIB kereta tiba di stasiun lempuyangan. Kamipun langsung keluar stasiun untuk mencari trans yogya untuk mengantarkan kami ke terminal cos kami kehabisan tiket kereta api yang ke arah cerbon makanya naik bus alternatifnya...

Setelah sampai diterminal mobil yg langsung kearah cerbon tidak ada, adanya nanti sore katanya. Akhirnya kami harus berjalan sejauh 5km menuju seleman guna mencari bus yg kearah cirebon. Dan disinilah semua pada emosi maklum faktor kelelahan. Tapi seru selama jalan kita sesekali naik omprengan pick-up, sampai mobil truck pengangkut ternak yang bau sapinya brrrrr (saat naik itu truck muka pada ditekuk ceritanya lagi pada ngambekan hahaha). Dan alhamdulillah akhirnya samapai pasar sleman juga namun suasana emosi antara kami masi tegang.

Kami nunggu bus yg langsung ke cerbon tapi tak datang-datang, karena rasa lelah bercampur kantuk yg uda gak bisa dibendung lagi, kami memutuskan buat naik yg ke arah purwokerto dulu (sumpah hari itu dingin banget gue sampai gak kuat) dan tiba di purwokerto sekitar pukul 07:00 WIB pagian, sama di bus menuju Purwokertopun kami diam-diaman masi terbawa suasana tegang sampe-sampe topi kesayangan ane ketinggalan di bus waktu turun :-(

Setelah perbekalan siap dan perut terisi, kami langsung melanjutkan perjalanan naik BHINEKA yang akan membawa kami ke kota kami tercinta CIREBON yeeee

Alhamdulillah sekitar pukul 15:00 WIB atau tepat 5 hari perjalanan kami tiba juga di tanah cirebon, dan dilanjut naik elf buat sampai ke kamar tercinta dan tepat sekitar pukul 15:40 WIB, saya kembali FINIS dikamar tercinta...

Alhamdulillah...

Kamipun kembali akur lagi setibanya di kota ini, sambil berpelukan dan saling mengepalkan tangan, dan berteriak bareng-bareng : 


"fastravellllllll selesaaaiiiiiiii"




5 hari yang tak akan pernah terlupakan penuh suka duka dan tawa juga drama kalian luar biasa kawan




Demikian ketikan singkat gue semoga bisa menginspirasi
Thanks enjoy with my blog and than
Salam kenal dari gue
Mosarip

petualangan berikutnya muncak gunung yuk !!! klik disini

Subscribe by Email

Follow Updates Articles from This Blog via Email

No Comments